TRIBUNJUALBELI.COM - Pesta pernikhan Pangeran Harry dan Meghan Marke menyisakan banyak hal menarik untuk diulik.
Terutama soal hal-hal yang berkaitan dengan aturan di Kerajaan Inggris.
Nama Putri Diana tentu tak asing lagi.
Meski sudah puluhan tahun tiada, Putri Diana menjadi sosok yang begitu diingat oleh masyarakat.
Bagiamana tidak, Diana meninggalkan Kerajaan Inggris karena sakit hati.
Cintanya dikhianti oleh sang suami yang memilih kembali dengan mantan kekasihnya dulu.
Kematian Putri Diana pun menjadi cerita yang penuh misteri.
Ia ditemukan tewas dalam kecelakaan tragis.
Meski hidupnya singkat, Putri Diana meninggalkan pengaruh abadi pada keluarga kerajaan dan dunia.
Warisan terbesarnya tentu saja adalah putranya, Pangeran William dan Harry.
Diana juga sempat tinggal di lingkungan kerajaan yang penuh dengan aturan.
Tapi selama di sana, Ia disebut sebagai Putri Pemberontak.
Ada beberapa aturan kerajaan yang dilanggar oleh Tuan Putri Rakyat ini.
Baca di sini: 11 Aturan Kerajaan Inggris yang Dilanggar Putri Diana hingga Disebut Pemberontak
Ternyata tak hanya Diana, sebelum itu Ratu Elizabeth I juga pernah langgar aturan kerajaan.
Nah berikut fakta menarik sekaligus mengherankan dari Ratu Elizabeth I.
1. Cerdik
Elizabeth adalah penguasa yang sangat cerdik dan terkenal dengan kemampuan persuasifnya.
Dirinya jarang gagal dengan apapun yang menjadi pilihannya.
Elizabeth dengan cepat membuktikan bahwa doktrin dari orang -orang abad ke-16 yang mengatakan seorang wanita tidak cocok menjadi pemimpin adalah salah besar!
Elizabeth adalah pemimpin yang kuat dan tangguh.
2. Ratu Perawan
Selama masa pemerintahannya, Elizabeth beberapa kali didorong untuk menikah.
Pada tahun 1566, Parlemen bahkan mencoba menolak memberikan uang kepada Elizabeth sampai dirinya menikah.
Tak mau kalah Ratu Elizabeth mengatakan bahwa suaminya adalah kerajaan Inggris itu sendiri.
Ratu Elizabeth berpikiran jika menikah dengan Raja dari Eropa akan memberikan keuntungan besar, karena pada saat itu Inggris dalam masa kejayaan.
Akan tetapi jika menikah dengan orang Inggris ditakutkan akan terjadi konflik antara menteri dan penasehatnya.
3. Riasan Tebal
Penulis buku Steve Berry mengangkat kembali kisah Elizabeth I, tentang lukisan sang Ratu.
William Scrots seorang pelukis Istana yang melukis ratu saat masih kecil menggambarkan sang ratu memiliki bahu yang ramping, leher yang halus dan wajah yang berbentuk hati dengan rambut warna jahe dan alis tebal.
Setelah dinobatkan sebagai Ratu lukisanya menggambarkan Elizabeth memiliki bahu yang lebar, dan lehernya selalu disembunyikan dalam kerah yang tinggi.
Elizabeth I suka memakai wig dan riasan yang tebal, bahkan tak seorangpun diizinkan untuk bertemu dengannya dalam keadaan tanpa make up.
Padahal dalam aturan kerajaan yang sekarang seorang angota kerajaan tidak diperkenankadandan secara berlebihan dan memakai lipstick yang tegas.
Pada 24 Maret 1603 Elizabeth I meninggal, memerintah selama 44 tahun sebagai ratu yang sangat populer.
Karena tidak memiliki keturunan dan tidak ada lagi pewaris takhta Ratu Elizabeth Menjadi Raja Tudor terakhir.
Nah Inilah silsilah antara Elizabeth I dan Elizabeth II.
Terlepas dari itu semua Ratu Elizabeth I telah berhasil membawa Inggris kembali bernyawa.
(*)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!