zoom-in lihat foto Jangan Anggap Enteng Bentuk Tahi Lalat Seperti Ini yang Merupakan Ciri-ciri dari Kanker Kulit
Ilustrasi (Dermatology Alliance Texas)

TRIBUNJUALBELI.COM - Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Hermina Banyumanik, dr Liza Afriliana Sp KK, menuturkan bahwa tahi lalat merupakan salah satu kelainan tumor kulit yang sering tumbuh di wajah.

Hal tersebut lantaran wajah menjadi bagian yang paling sering terkena paparan sinar matahari secara langsung, serta terdapat banyak sel kulit di wajah.

"Paparan sinar matahari merangsang sel-sel kulit untuk terus tumbuh hingga membentuk benjolan yang bervarisi bentuknya, serta bervariasi warnanya," tutur Liza saat ditemui Tribunjateng.com di tempat kerjanya, Senin (12/2/2018).

"Bentuknya bisa oval, bulat, bahkan datar".

"Selain faktor sinar matahari, tahi lalat juga bisa disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan," sambungnya.

Meski tahi lalat termasuk salah satu kelainan tumor kulit, namun tumor tersebut masih dibedakan lagi menjadi tumor jinak dan tumor ganas.

"Tumor jinak tidak berbahaya bagi kesehatan," ungkap Liza

Justru bagi dokter Liza, tahi lalat yang berbahaya adalah tahi lalat yang menjadi gejala dari jenis kanker ganas bernama melanoma.

1. Bentuk yang semula teratur atau halus, tiba-tiba membesar menjadi tahi lalat yang bentuknya tidak simetris, tidak rata serta tepian yang kasar


2. Warna tiba-tiba berubah menjadi hitam

2 dari 2 halaman

3. Memiliki pertumbuhan yang cepat

4. Muncul luka di permukaan tahi lalat, bahkan bisa muncul uka, darah

5. Terasa gatal saat terkena paparan sinar matahari secara langsung. (*)

Artikel ini sudah tayang di laman TribunJateng.com pada tanggal 12 Februari 2018 pukul 17:27 WIB, dengan judul "Jangan Sepelekan Tahi Lalat Karena Bisa Jadi Kanker Kulit. Ini Ciri-Cirinya"

Selanjutnya