TRIBUNJUALBELI.COM - Indonesia Berduka.
Rentetan bom bunuh diri terjadi tiga kali dalam dua hari (13 & 14 Mei) di Surabaya dan Sidoarjo.
Mirisnya para pelaku pemboman ternyata satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.
Menurut mantan teroris, Sofyan Tsauri terlibatnya anak-anak dan wanita dalam bom bunuh diri adalah hal baru di Indonesia.
Terorisme adalah jenis tindakan tak bermoral dan pengecut yang bertujuan mengacaukan keamanan.
Salah satu pengacauannya meledakkan bom di tempat umum.
Ternyata para teroris mempunyai berbagai macam jenis bom untuk melakukan aksinya, diantaranya :
1. Bom Buku
Merupakan bom yang bertujuan untuk menghabisi individu saja.
Cara membuat bom buku sangat rumit dan hanya bisa dilakukan oleh orang yang benar-benar mengerti demolisi.
2. Bom Pinggang
Seperti namanya bom pinggang akan dililitkan di pinggang 'calon pengantin' bom bunuh diri.
Tak Cukup Densus 88 Kepolisian, Satuan-satuan Anti Teror Tangguh Milik TNI Siap Sedia Berangus Teroris!
Dalam melakukan aksi, biasanya pelaku akan mengendarai sepeda motor untuk mendekai target pengeboman sembari membawa bom di pinggangnya.
Jenis bom inilah yang dipakai Puji Kuswar dan dua anak perempuannya saat membom GKI Jalan Diponegoro Surabaya.
3. Bom Pipa
Disebut bom pipa karena bentuknya yang menyerupai pipa air.
Menarik Pakaian Dalam Temannya, Bocah Lelaki Ini Dipukul Seorang Gadis Hingga Berdarah, Kemudian Perlakuan Sang Ibu Tak Terduga
Dalam tabung pipa tersebut diisi bahan peledak.
Tekanan dalam pipa akan mengakibatkan ledakan semakin besar dan meluas.
Biasanya didalam pipa akan ditambahi bola besi kecil (gotri) atau pecahan besi.
Sehingga hal tersebut akan meningkatkan daya rusak dari bom pipa.
4. Bom Koper
Adalah sebuah bom rakitan yang berada dalam koper.
Didalamnya dimasukkan berbagai partikel lain macam paku, bongkahan besi kaca dan benda tajam lainnya untuk meningkatkan daya rusak.
Bom koper pernah digunakan teroris untuk meledakkan hotel JW Marriot dan Ritz Carlton di Jakarta tahun 2009 lalu.
5. Bom Panci
Bom ini menggunakan panci sebagai wadah bahan peledaknya.
Didalam panci juga 'dibumbui' paku, pecahan besi dan lain sebagainya.
Bahayanya bom ini seringkali dipasangi ponsel sebagai detonatornya.
Sehingga pelaku bisa meledakkan dari jarak jauh.
6. Improvised Explosive Device (IED)
Merupakan bom tanam (ranjau) buatan para teroris macam Taliban dan Al Qaeda untuk meledakkan iring-iringan tentara AS.
Tak main-main mobil lapis baja sekelas tank bisa luluh lantak jika terkena IED.
IED dibuat melalui kepala rudal (warhead) yang di rancang sedemikian rupa sehingga jika ada benda terbuat dari besi yang lewat diatasnya, bom ini akan meledak.
7. Bom Ibu Setan
Mother of Satan atau bom ibu setan diketahui ketika Densus 88 menggerebek rumah pelaku bom bunuh diri di Kelurahan Wonorejo Rungkut Surabaya.
Didalam rumah kemudian diemukan dua pipa berisi bahan peledak aktif.
Mother of satan dikenal sebagai Three Asseton Three Poropsaid (TATP).
Bom ini banyak digunakan jaringan teroris di timur tengah.
Kekuatan ledakannya yang lebih besar dari TNT membuat TATP dicap sebagai mother of satan.
(Grid.ID/Seto Aji)
Artikel ini sudah tayang di laman Grid.ID dengan judul Dari Ibu Setan Sampai Panci, Inilah Deretan Bom yang Sering Digunakan Oleh Teroris

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!