TRIBUNJUALBELI.COM - Sebagian orang mungkin pernah merasa kedinginan ketika berada di dalam pesawat.
Hal itupun membuat mereka mematikan AC pesawat yang ada di atasnya.
Namun, tahukah kamu bahwa kita tidak dianjurkan untuk mematikan AC pesawat meski dalam keadaan kedinginan?
Dilansir dari laman Nine pada Minggu (13/5/2018), Seorang dokter mengatakan bahwa mematikan AC dalam pesawat merupakan sebuah kecerobohan yang besar.
Mark Gendreau, selaku Direktur Medis dan Wakil Ketua Pengobatan Darurat di Lahey Medical Center-Peabody mengungkapkan, tetap menyalakan AC selama penerbangan bisa membantumu terhindar dari mikroorganisme yang bisa menyebabkan penyakit setelah melakukan perjalanan udara.
"Menyalakan ventilasi udara sangat penting untuk mengatasi virus udara, sebab selain mengisolasi orang yang terkena virus di udara, AC merupakan alat utama untuk mmelakukan pengendalian tersebut." ungkap Gendreau.
Beberapa virus yang bisa melakukan penyebaran melalui udara antara lain tuberkulosis dan campak.
Kedua virus ini pun diyakini bisa bertahan di udara hingga lima jam.
Nah, menyalakan AC pesawat ternyata bisa menciptakan tembok udara yang bisa menghalangi partikel virus untuk terhindar dari berbagai penyakit.
Jadi para penumpang pesawat dihimbau untuk tetap menyalakan AC pada tingkat medium atau rendah.
Saat ini banyak penumpang yang beranggapan bahwa menyalakan AC pesawat dapat menyebarkan penyakit.
Padahal anggapan itu tidak pernah terbukti.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)
