zoom-in lihat foto Sebelum Beternak, Kenali 4 Jenis Kalajengking Paling Agresif dan Berbahaya di Dunia. Ada yang Menyebar di Indonesia
Sebelum Beternak, Kenali 4 Jenis Kalajengking Paling Agresif dan Berbahaya di Dunia. Ada yang Menyebar di Indonesia

TRIBUNJUALBELI.COM - Pidato Presiden Joko Widodo soal racun kalajengking baru-baru ini menarik perhatian publik.

Ya, di sela-sela pidatonya, Presiden Jokowi menyelipkan informasi ringan mengenai komoditas yang menjanjikan selain emas, yakni racun kalajengking.

Racun kalajengking disebutnya menjadi salah satu trik cepat kaya saat ini.

Menurut Jokowi, zat dengan nilai tertinggi adalah racun kalajengking yang harganya US$ 10,5 juta atau Rp145 miliar per liter.

Nah sebelum kalian berpikir untuk beternak atau mencari kalajengking sebaiknya kalian kenali dulu jenis jenis kalajengking.

Ada beberapa kalajengking yang sangat berbisa mematikan dan tidak.

4 Kalajengking Paling Agresif dan Berbahaya di Dunia, ada yang menyebar di Indonesia

1. Death stalker, Leiurus quinquestriatus

Deathstalker dikenal sebagai spesies yang memiliki racun paling mematikan.

Racunnya adalah campuran dari berbagai racun neurotoxin yang sangat kuat dan dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat tidak tertahankan, kemudian demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan kematian.


2 dari 4 halaman

Untungnya, untuk manusia dewasa yang sehat, walaupun menyakitkan, tapi tidak dapat membunuh.

Anak kecil, orang tua dan individu yang lemah (misalnya jantung lemah) berada pada kelompok beresiko tinggi akan kematian bila tersengat kalajengking ini.

Peredaran kalajengking ini di Asia, Timur Tengah dan Afrika Utara

2. Arabian Fat-tailed scorpion, Androctonus crassicauda

Fat-tailed scorpion atau Androctonus merupakan salah satu spesies kalajengking paling beracun di dunia.

Namanya saja "Androctonus" yang berarti man-killer.

Diantara seluruh spesies Androctonus mungkin yang paling bahaya adalah Arabian Fat-tailed Scorpion ini.

Racun yang dia miliki bisa menyaingi racun Deathstalker dengan tingkat neurotoxin yang tinggi.

Spesies ini bertanggung jawab atas kematian beberapa orang tiap tahunnya.

Sampai saat ini masih menjadi perdebatan siapakah kalajengking paling mematikan, apakah Deathstalker atau Arabian Fat-tailed.


3 dari 4 halaman

Hidup di Timur Tengah dan Afrika Utara, sedikit menyebar ke Asia

3. Asian Forest Scorpion, Heterometrus longimanus

Jenis ini sangatlah mirip dengan Emperor Scorpion, namun sifatnya sangat berbeda.

Asian forest merupakan jenis yang sangat agresive dan cukup bersifat defensive sehingga sering merasa terancam dan sering terlihat berada dalam posisi siap menyerang.

Berbeda dengan jenis-jenis kalajengking di atas, bila terancam, Asian forest jarang menyengat menggunakan ekornya, mereka lebih sering menyerang dengan menggunakan capitnya yang cukup besar untuk membuat kita korbannya terluka dan berdarah.

Racun yang dimiliki oleh Asian forest tidak mematikan (dikatakan hanya sekuat sengatan tawon) mungkin karena itu ia lebih mengandalkan capitnya yang kuat.

Penyebarannya di Indonesia, India, dan Asia Pasifik

4. Yellow Fat-tailed scorpion, Androctonus australis

Sesuai dengan jenisnya yaitu jenis "Androctonus", yellow fat-tailed merupakan jenis yang sangat mematikan, walaupun racun nya tidak sekuat Deathstalker ataupun Arabian fat-tailed.

Racun yellow fat-tailed bisa membunuh seseorang dalam waktu 2 jam apabila tidak segera diberi serumnya (tidak berpengaruh terhadap orang dewasa yang sehat).


4 dari 4 halaman

Mendapatkan serumnya juga tidak gampang, bahkan di AS saja dalam mendapatkan serumnya masih sangat sulit.

Penyebaran di daerah Asia Pasifik, daerah Indonesia ada tapi hanya beberapa saja.

Selanjutnya