TRIBUNJUALBELI.COM - Memprediksi masa depan memang bukanlah hal yang salah.
Namun bagaimana jika prediksi-prediksi tersebut meleset?
Bisa jadi akan membuat malu, orang yang memprediksi.
Nah, berikut ini ada 5 prediksi tentang masa depan yang ternyata salah besar yang dilansir dari Reader Digest (25/4/2018).
Yang membuat lebih miris,prediksi ini dilakukan oleh orang-orang hebat.
Duh malu banget ya!
1. Mobil Hanyalah Tren dan Akan Punah
Pada tahun 1903, presiden Bank Michigan memperingatkan Henry Ford (pendiri perusahaan mobil Ford) bahwa mobil buatannya tidak akan bertahan lama.
Ia menganggap mobil hanyalah tren belaka, bukan untuk masa depan.
Presiden tersebut meminta Henry menginvestasikan uangnya dengan cara lain.
Namun prediksi tersebut salah besar.
Mobil kini jadi salah satu industri paling menjajikan di dunia.
2. Semua Benda Akan Terbuat dari Baja
Tak selamanya prediksi Thomas Edison itu benar.
Penemu bola lampu ini pernah memprediksi semua benda akan terbuat dari baja.
Meja, kursi hingga perabotan rumah tangga akan terbuat dari baja menurut Edison.
Hingga kini prediksi tersebut bisa dikatakan salah.
Tak semua benda dibuat dari baja.
Ya, setidaknya hingga tahun 2018 ini.
3. Perangkat Musik Akan Menghancurkan Kemampuan Musik
Di tahun 1906, komposer terkenal John Philip Sousa memperingkatkan tentang alat perekam musik.
Ia beranggapan mesin-mesin yang memutar musik justru akan menurunkan kualitas bermusik seseorang.
Namun kini perangkat musik semakin menjamur.
Bahkan perangkat-perangkat musik ini membantu musisi untuk mengembangkan kualitasnya.
4. Listrik Tidak Akan Bertahan Lama
Hal ini diungkapkan oleh Junios Morgan, ayah dari J.P. Morgan pengusaha yang sukses dengan perusahaannya, General Electric.
Junios menganggap listrik hanyalah tren belaka dan tak akan bertahan lama.
Padahal kini listrik menjadi salah satu hal penting di dunia.
Bahkan sang anak, J.P. Morgan memiliki bisnis yang berhubungan dengan listrik.
5. Orang-orang Hanya Mau Belanja di Toko
Di tahun 1966 majalah Time membuat prediksi di tahun 2000.
Dalam esai tersebut mereka memprediksi orang-orang di masa depan hanya mau berbelanja di toko.
Padahal kini berbelanja bisa dilakukan dimanapun.
Adanya situs-situs belanja online semakin membuat orang malas datang ke toko. (*)
(Hanggara N.Hendrayana/TribunJualBeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!