TRIBUNJUALBELI.COM - Merokok merupakan sebuah kebiasaan yang banyak menimbulkan dampak negatif, terutama bagi kesehatan.
"Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin".
Itulah peringatan yang ada di semua bungkus rokok yang di produksi di Indonesia.
Meski tulisan itu jelas ada di setiap bungkus rokok, ternyata tak berpengaruh dan nyatanya masih banyak jumlah perokok di Indonesia.
Namun, rokok rupanya tidak hanya merugikan orang yang menghisapnya tapi juga bagi orang sekitar yang juga terkena asap rokok.
Bahkan sebuah penelitian mengatakan bahwa perokok pasif lebih merasakan dampak negatifnya dibanding perokok aktif.
Dilansir dari Boldsky pada Selasa (17/4/2018) terdapat lebih dari 1000 perokok pasif yang meninggal dunia setiap tahunnya karena terkena asap rokok dari lingkungan sekitar mereka.
Hal yang lebih menyedihkan, saat ini banyak orangtua yang merokok di depan anak-anaknya.
Padahal mereka tahu bahwa paparan asap rokok akan mempengaruhi kesehatan anak dalam jangka pendek atau jangka panjang.
Berikut efek buruk yang bisa berdampak pada anak ketika orangtua sering merokok di dekatnya.
1. Sindrom kematian mendadak
Merokok di dekat anak bisa meningkatkan risiko terjadinya sindrom kematian mendadak pada bayi.
Hal itu disebut dengan sudden death infant syndrome (SDIS).
Sindrom ini biasanya terjadi pada bayi berusia di bawah 1 tahun.
Sebab, asap rokok ini bisa mengganggu jalan napas pada bayi.
2. Pneumonia dan Bronkitis
Bronkitis adalah peradangan yang terjadi pada paru-paru.
Bila terus terpapar asap rokok, bronkitis bisa saja berkembang menjadi pneumonia.
Jika bronkitis menyerang paru-paru bagian saluran udara utama, pneumonia adalah radang pada bagian paru-paru yang lebih dalam.
Bronkitis dan pneumonia sering kali terjadi pada anak dengan ibu perokok atau sering terpapar asap rokok baik dari ibu maupun ayah.
3. Menghambat pertumbuhan paru-paru
Jika kamu sering merokok di dekat anak, maka hal itu bisa menghambat pertumbuhan paru-parunya.
Sebab, anak-anak masih dalam masa tumbuh kembang yang harus dijaga kesehatannya.
Zat-zat berbahaya yang terdapat pada rokok akan mudah masuk ke dalam paru-paru melalui saluran pernapasan.
Jadi, segeralah berganti pakaian setelah merokok jika ingin menggendong anakmu.
Kandungan berbahaya yang terdapat pada rokok bisa saja menempel pada baju yang kamu kenakan.
4. Infeksi telinga
Anak yang sering terpapar asap rokok ternyata bisa juga terkena infeksi telinga.
Selain berisiko tinggi bagi perokok, infeksi telinga juga bisa menyerang perokok pasif.
5. Gangguan pernapasan saat dewasa
Dampak buruk yang akan terjadi dalam jangka panjang pada anak yang sering terkena asap rokok adalah gangguan pernapasan ketika sudah dewasa.
Anak yang sering terpapar asap rokok akan lebih sering batuk-batuk dan juga lebih berisiko terserang asma.
Saat dewasa nanti, anak bisa memiliki masalah pada pernapasannya jika lingkungan sekitarnya adalah perokok.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!