TRIBUNJUALBELI.COM - Memanaskan kendaraan adalah cara yang sering kita lakukan sebelum menggunakannya.
Hal ini dilakukan agar oli pada kendaraan tersebut bekerja maksimal melumasi semua komponen yang berada di dalam mesin.
Namun, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memanaskan motor.
Salah satu yang perlu diperhatiakan adalah letak atau tempat pada kendaraan tersebut.
Dilansir dari kompas.com pada Minggu (15/4/2018), Ketika kita memanaskan kendaraan, disarankan untuk tidak terlalu dekat dengan tembok.
Hal tersebut diungkapkan oleh Rendra Kusuma, selaku Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta.
Terlebih untuk motor kekinian, yaitu motor yang lampu utamanya otomatis menyala jika mesin dinyalakan.
Sebab, memanaskan motor dengan jarak yang terlalu dekat dengan tembok dapat merusak bagian mika pada lampu depan akibat terlalu panas.
“Efek panas akibat pancaran sinar lampu akan berbalik ke arah motor. Makanya, sebaiknya kalau memanaskan motor jangan tepat di depan tembok agar panasnya tidak memantul,” kata Rendra saat ditemui oleh Kompas.com di tempat kerjanya di bilangan Dewi Sartika, Jakarta Timur
Selain itu, kita juga disarankan untuk tidak terlalu lama memanaskan motor.
Waktu yang normal untuk memanaskan motir cukup 3-5 menit.
Sebenarnya mesin pada motor modern justru tidak perlu dipanaskan terlalu lama, sebab komponen motor sudah siap bekerja ketika mesin dihidupkan.
Memanaskan motor juga sebaiknya tidak dilakukan di dalam ruangan.
Sebab gas yang dikeluarkan kendaraan saat dipanasi mengandung gas yang berbahaya bagi tubuh.
Gas tersebut di antaranya gas karbon monoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan timbal.
Selain itu, panas yang dihasilkan tidak terbuang ke udara dan akan mengumpul di dalam ruangan dan ini yang berbahaya bila terhirup manusia.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!