zoom-in lihat foto Tak Banyak yang Tahu, Begini Cara Kerja Kantong Udara pada Mobil yang Bisa Menyelamatkan Pengemudi
Ilustrasi (TVnoviny)

TRIBUNJUALBELI.COM - Kantong udara atau air bag tentunya sudah sering anda dengar.

Dimana kantong udara adalah satu faktor keamanan yang dimiliki mobil selain seat belt dan sebagainya.

Sekarang kantong udara / air bag menjadi salah satu hal yang wajib bagi pabrikan mobil.

Pabrikan mobil harus menyematkan kantong udara untuk mobil modern atau keluaran baru.

Dimana kantong udara menjadi esensial penggunaannya untuk keselamatan pengemudi dan penumpangnya.

Berbeda dengan seat belt, kantong udara atau air bag ini berfugsi ketika ada ketika benturan dan otomatis mengembung saat terjadi kecelakaan.

Lalu bagaimana prinsip kerjanya ?

Tujuan penggunaan kantong udara di mobil adalah dimana jika akan atau terjadi kecelakaan, mobil yang sedang melaju dengan kecepatan normal atau cepat pastinya akan mengerem secara mendadak.

Yang mana pengereman mendadak dapat membuat orang didalam mobil secara tarikan rem akan membentur dasbor mobil, kaca dan setir mobil.

Untuk itu dibuatlah kantong udara untuk menghindari dan meminimalisir kecelakaan fatal pada pengemudi dan penumpangnya dan akan semakin aman dengan penggunaan seat belt.


2 dari 3 halaman

Kantong udara/air bag terdiri dari sensor eletronik, pompa untuk menghasilkan gas nitrogen, serta kantong udaranya itu sendiri.

Sensor berfungsi sebagai pemberi sinyal untuk pompa hidrogen agar segera memompa gas ke kantong udara ketika terjadi benturan.

Sensor kantong udara yang sangat vital terdiri dari sakelar dan sebuah gelinding, hal tersebut bekerja ketika terjadi benturan.

Penggelinding tersebut akan menggilinding ke arah sakelar dan memicu/mengirim sinyal ke pompa agar segera memompa.

Kemudian pemompa menyulut bahan kimia yang akan menghasilkan gas nitrogen dan akan masuk ke kantong udara melalui sebuah saringan.

Ketika gas nitrogen telah full didalam kantong udara, maka kantong udara nya pun keluar dan mengembang untuk melindungi penumpang.

Pengemudi pun tidak terkena benturan.

Setelah itu kemudian kantong udara pun kembali mengempis dimana gas dibuang melalui dua lubang di belakang kantong udara.

Yang perlu diingat adalah, walaupun mobil anda telah didukung dengan kantong udara / air bag, bukan berarti anda tidak perlu menggunakan safety belt atau sabuk pengaman.

Sebab pengendara tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di jalanan.

3 dari 3 halaman

(*)

Artikel ini telah tayang di autobild.co.id dengan judul Bagaimana Cara Kerja Kantong Udara pada Mobil ? Begini Penjelasannya

Selanjutnya