TRIBUNJUALBELI.COM - Vitamin memiliki kontribusi penting dalam tumbuh kembang anak.
Salah satunya vitamin D, meski dibutuhkan dalam dosis yang sedikit namun bila kurang bisa fatal.
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rakhitis, penyakit jaringan di tulang tidak termineralisasi, menyebabkan tulang lunak dan kelainan bentuk tulang.
Vitamin D tidak hanya diperlukan untuk tulang tetapi juga untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat.
Hal itu karena vitamin ini membantu tubuh dari infeksi dan juga mencegah radang sendi.
Penelitian pada orang dewasa menunjukkan jumlah vitamin D yang tepat dalam tubuh seseorang dapat membantu mencegah penyakit jantung dan diabetes.
Tanda dan gejala defisiensi atau kekurangan vitamin D adalah :
- Mengalami kram otot, kejang, dan kesulitan bernapas.
- Cenderung memiliki tulang tengkorak dan kaki yang lunak, mungkin terlihat melengkung.
- Sering mengeluh sakit di kaki dan otot karena kelemahan.
Kondisi ini dikenal sebagai rakhitis.
- Mengalami pertumbuhan yang buruk salah satunya berat badan yang kurang.
- Pertumbuhan keseluruhan menjadi lambat.
- Tumbuh gigi bisa terlambat.
- Anak-anak cenderung menjadi mudah tersinggung.
- Rentan terhadap berbagai infeksi seperti pernapasan.
- Pernapasan bisa terpengaruh karena tulang rusuk menjadi lunak.
Walaupun kekurangan vitamin D bisa berbahaya, jangan sampai pemberian vitamin ini berlebihan.
Dosis yang berlebihan bisa berbahaya Moms sehingga harus sesuai takaran yang disarankan.
Dosis pada bayi, hingga usia 12 bulan ialah 10mcg vitamin D setiap hari.
Selain itu untuk anak-anak yang lebih tua dari 1 tahun dosisnya adalah 15mcg.
Bila menemukan tanda-tanda tersebut, segera berkonsultasi pada dokter.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!