zoom-in lihat foto Santap 6 Jenis Makanan Ini untuk Memperbaiki Suasana Hati
Ilustrasi (Dr. Axe)

TRIBUNJUALBELI.COM - Suasana hati seseorang bisa berubah kapan pun.

Suasana hati yang buruk tentu membuat tak nyaman.

Hati gusar ingin marah-marah pun kerap dirasakan.

Biasanya yang merasakan hal ini adalah para wanita saat sedang PMS.

Ternyata tak hanya kaum hawa, para lelaki pun sebeneranya bisa merasakan perasaan tak nyaman.

Namun mereka jauh lebih bisa mengendalikannya.

Ternyata makanan yang disantap pun bisa turut membantu memperbaiki suasana hati.

Dilansir dari Boldsky, inilah 6 makanan yang bisa memperbaiki suasana hati.

Kelapa

Asam lemak pada kelapa sangat bagus untuk kesehatan otak dan suasana hati.


2 dari 4 halaman

Rasa manis alami yang segar membuat kelapa cocok banget untuk dikonsumsi saat hati resah.

Cokelat hitam

Makanan ini jadi favorit banyak orang di kala hati sedang sedih.

Pilihlah dark chocolate daripada milk chocolate.

Kalau bisa, pilih dark chocolate dengan kadar 70 persen.

Makanlah sedikit-sedikit.

Jika langsung mengonsumsi banyak, suasana hati memang membaik, tetapi dengan cepat akan sedih kembali.

Telur

Kandungan asam lemak dan vitamin omega pada telur mampu meningkatkan suasana hati.

3 dari 4 halaman

Protein yang membuat kenyang jadi faktor pemicu rasa bahagia.


Pisang

Asam amino triptofan dalam pisang dapat membantu meningkatkan suasana hati.

Tak ketinggalan ada vitamin B6 yang membantu mengubah triptofan menjadi hormon serotonin.

Fungsinya untuk mengangkat suasana hati, juga ampuh mengatasi sulit tidur.

Lentil

Lentil merupakan tumbuhan yang dikelompokan sebagai kacang dan polong-polongan.

Lentil dipercaya para pakar dapat membantu otak meningkatkan neurotransmitter serotonin sehingga orang merasa lebih bahagia.

Selain meningkatkan mood, lentil juga ampuh menurunkan kolestrol.

4 dari 4 halaman

Salmon

Salmon yang merupakan salah satu makanan kaya omega 3 dipercaya dapat menaikan level dopamine dan serotonin.


Kedua senyawa ini berhubungan erat dengan depresi.

Semakin tinggi semakin kamu terbebas dari depresi.

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Selanjutnya