TRIBUNJUALBELI.COM - Selepas bercerai dengan Ahmad Dhani, Maia Estianty kembali memperbaiki hidupnya.
Ia menunjukkan jika hidup menjada membuat hidup Maia lebih berkualitas.
Berbagai bisnis telah dirintisnya.
Banyak acara yang dihadirinya.
Tentu apa yang dilakukannya itu menambah puing-puing uangnya.
Dengan harta yang melimpah Maia pun bebas terbang kemana pun yang ia suka.
Seperti yang belum lama ini dilakukannya.
Dalam akun instagram pirbadinya @maiaestiantyreal, Maia terlihat berlibur ke Eropa.
Ia berkunjung ke Paris dan beberapa tempat lain.
Dalam salah satu postingan, terlihat Maia menikmati sajian kuliner di sana.
Maia tengah bergaya dengan semangkuk hidangan yang memiliki bentuk unik.
Hidangan itu berbentuk bulat berwana hitam, dan disekelilingnya beberapa butir telur.
"Dinner with my fave truffle mushroom. Look look look, so big...
#truffles #maiaestianty #diarymaia #eutrip2018 #paris #michelinstar" tulis Maia pada caption.
Rupanya wanita berusia 42 tahun itu tengah menikmati hidangan super mewah di sebuah restoran di Paris.
Penati al Barreto tertera pada keterangan lokasi tempat Maia berfoto.
Rupanya benda bulat berwana hitam itu adalah jamur truflle.
Truffle hitam adalah makanan kelas atas, jamur itu dibandrol Rp 30 juta per kg.
Penampakan jamur kelas atas ini memang tidak terlalu menarik.
Dikutip dari Kompas.com, truffle hitam yang nama latinnya tuber melanosporum berbentuk seperti buah leci dengan permukaan hitamnya yang kasar.
Langkanya jamur ini dan juga sulitnya untuk mebudidayakannya, maka truffle tercatat sebagai jamur termahal di dunia saat ini.
Truffle yang merupakan jamur kelas atas yang biasanya disajikan di restoran kelas dunia.
Makan itu memang tergolong langka.
Sebab secara alami jamur ini hanya tumbuh dengan cara melakukan simbiosis dengan akar pohon oak dan hazel saja.
Sampai saat ini kalaupun berhasil melakukan budidaya, jamur ini harus ditumbuhkan di habitat alamiahnya.
Jamur itu hanya bisa tumbuh di hutan pohon oak atau hazel dengan kondisi lingkungan yang sangat spesifik.
Pada umumnya jamur ini tumbuh secara alami di hutan-hutan tertentu di negera-negera Eropa, seperti Perancis dan Italia.
Cara memanennya pun juga tergolong unik dan sulit, sebab jamur ini tumbuh di dalam tanah.
Biasanya para pemanen jamur ini menggunakan anjing dan babi yang telah dilatih secara khusus untuk menemukan jamur ini di bawah tanah.
Jadi tanpa bantuan anjing atau babi maka orang akan sangat sulit untuk menemukan jamur ini.
Penggunaan jamur ini dalam makanan umumnya hanya cukup sedikit saja atau berupa parutannya saja, karena lebih kepada pembangkit aroma dan rasa.
Satu butir jamur truffle seberat 20-30 gram cukup digunakan untuk menjamu 6 orang.
Namun berbeda dengan Maia yang terlihat mengkonsumsi jamur truflle dalam ukuran besar dan banyak.
Jadi bisa bayangkan berapa harga perporsi makanan yang Maia makan di foto itu.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!