zoom-in lihat foto 5 Penyakit yang Disebabkan Perkembangan Teknologi yang Semakin Canggih
5 Penyakit yang Disebabkan Perkembangan Teknologi yang Semakin Canggih

TRIBUNJUALBELI.COM - Perkembangan teknologi semakin hari semakin pesat.

Ada banyak teknologi baru yang membuat pekerjaan manusia lebih muda.

Sebut saja smartphone, laptop, kulkas dan masih banyak teknologi lainnya yang sangat membantu.

Tapi dibalik manfaatnya, semakin canggihnya teknologi ternyata ada beberapa efek buruknya.

Dilansir dari Reader Digest (4/3/2018), 5 penyakit ini disebabkan oleh semakin canggihnya teknologi.

1. Kualitas Sperma Menurun

Sebuah studi menunjukkan bahwa sinyal Wi-Fi bisa sebabkan kualitas sperma menurun.

Selain itu radiasi smartphone juga bisa sebabkan hal yang sama.

Ada baiknya para pria jangan menaruh ponsel di saku celana.

2. Penyakit Mata

2 dari 3 halaman

Banyak millenial yang bekerja di depan layar komputer selama berjam-jam.


Akibatnya mata akan terus bekerja dan terkena paparan layar komputer yang cukup berbahaya.

Kelelahan mata, sakit kepala hingga penglihatan kabur merupakan akibat dari seringnya menatap layar komputer atau laptop.

3. Sakit Punggung

Posisi duduk yang salah saat bekerja di depan komputer bisa menyebabkan sakit punggung.

Awalnya hal ini tak begitu disadari, namun jika terus-terusan dilakukan rasa sakit ini akan dirasakan.

Efek paling buruk dari posisi duduk yang buruk saat pekerja adalah badan menjadi bungkuk.

4. Insomnia

Insomnia selama ini sering disepelekan.

3 dari 3 halaman

Padahal penyakit ini akan berbahaya jika tak ditangani dengan baik.

Penggunanaan gadget yang berlebih bisa sebabkan penyakit yang sering dialami anak-anak muda jaman now ini.


5. Kanker

Inilah efek yang paling berbahaya dari semakin canggihnya teknologi di dunia.

Radiasi dari gadget-gadget canggih bisa sebabkan penyakit mematikan ini.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diadakan National Toxicology Proragam.

Perkembangan teknologi yang semakin canggih memang sangat membantu, namun kita juga harus memanfaatkannya secara tidak berlebihan. (*)

Selanjutnya