TRIBUNJUALBELI.COM - Kehadiran buah hati tentu menjadi hal yang sangat dinantikan banyak pasangan usai menikah.
Namun tak semua pasangan bisa langsung mendapatkan hal itu.
Bahkan beberapa orang, karena gangguan kesehatan yang dialami harus lebih bersabar saat menginginkan kehadiran buah hati.
Seperti yang dialami Tya Ariestya 4 tahun lalu.
Ia tak langsung dikarunia buah hati.
Bahkan untuk menimang buah hati, Tya dan suami harus menjalankan program bayi tabung.
Gangguan hormon PCOS yang dialami Tya membuatnya kesulitan untuk hamil alami.
PCO merupakan Polycystic Ovary Syndrome atau sindrom ovarium polikistik.
PCOS merupakan masalah ketidakseimbangan hormon perempuan.
Sehingga kondisi tersebut membuat seorang perempuan kesulitan untuk hamil.
PCO merupakan Polycystic Ovary Syndrome atau sindrom ovarium polikistik.
PCOS merupakan masalah ketidakseimbangan hormon perempuan.
Sehingga kondisi tersebut membuat seorang perempuan kesulitan untuk hamil.
Setelah sukses menjalani program bayi tabung yang pertama, Tya Ariestya dan sang suami Irfan Ratinggang siap jalani program serupa untuk kali kedua.
Tya mengungkapkan program anak keduanya ini dilakukan dengan proses FET (Frozen Embrio Transfer), yang merupakan tindakan lanjutan dari program bayi tabungnya dahulu.
Program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) kini semakin banyak dipilih oleh pasangan suami istri yang tidak dapat mengalami kehamilan alami.
Pasutri di Indonesia yang memilih IVF terus meningkat dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2015 saja terjadi peningkatan program bayi tabung mencapai 25 persen dari tahun sebelumnya.
Tren yang meningkat tersebut antara lain disebabkan meningkatnya jumlah kelas menengah di Indonesia.
Selain itu, biaya program IVF juga semakin terjangkau.
Berikut adalah beberapa perkiraan biaya IVF di beberapa klinik dan rumah sakit penyedia layanan bayi tabung di Indonesia yang dirangkum dari Kompas.com.
Klinik Morula IVF RS Bunda Jakarta
Mulai Rp 50 juta
Klinik Yasmin RSCM Jakarta
Mulai Rp 45 juta
Klinik Melati RSIA Harapan Kita Jakarta
Mulai Rp 66 juta
Klinik Aster RS Hasan Sadikin Bandung
Mulai Rp 49 juta
Klinik Daya Medika Kedoya Jakarta
Mulai Rp 39,5 juta
RS Dr Soetomo Surabaya
Mulai dari Rp 40 juta
Biaya tersebut dimulai dari stimulasi sel telur sampai dengan transfer embrio.
Perlu diketahui bahwa biaya bayi tabung pada setiap pasangan bisa berbeda-beda, tergantung pada usia pasutri, serta kondisi organ reproduksi, sel telur atau sel sperma.
Semakin muda usia pasangan, biasanya biaya akan semakin murah karena obat-obatan hormonal yang digunakan semakin sedikit.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)
Adik Nagita Slavina Dikabarkan Hamil, Seperti Ini Prosedur Bayi Tabung yang Telah Dilakukan Caca Tengker. Segini Biayanya!
TRIBUNJUALBELI.COM - Kabar bahagia tengah menyelimuti keluarga Nagita Slavina.
Adiknya, Alsi Mega Marsha Tengker atau yang akrab disapa Caca Tengker kini dikabarkan tengah berbadan dua.
Kehamilan calon buah hatinya yang pertama itu pun penuh perjuangan.
Bagaimana tidak. menikah sejak April 2017, kehadiran buah hati menjadi hal yang sangat ditunggu Caca dan sang suami Barry.
Caca juga dikabarkan memiliki masalah kista hormonal.
Gangguan itu yang menghambat kondisi kesuburannya.
Sehingga dirinya tak bisa langsung hamil selepas menikah.
“Aku baru tahu kalo ternyata aku punya masalah kista hormonal, yang ini bisa menjadi faktor penghambat kesuburan," ungkap Caca dilansir dari Tribunnews.
Oleh karena itu, beberapa waktu yang lalu adik ipar Raffi Ahmad tersebut dikabarkan tengah mengikuti program In Vitro Fertility atau bayi tabung.
Memang belum diketahui secara pasti berapa usia kandungan Caca, tetapi kini ia diketahui sedang menikmati moment kehamilan pertamanya.
Kabar bahagia itu diketahui dari foto-foto yang dipostingnya dalam akun Instagram pribadinya.
Postingan yang dibagi pada 12 Desember 2017 lalu menunjukkan Caca sedang menjalankan program bayi tabung.
Metode bayi tabung rasanya memang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.
Tak hanya Caca Tengker, banyak juga public figure lainnya yang melakukan metode In Vitro Fertilization ini.
Lalu sebenarnya apa itu bayi tabung atau In Vitro Fertilization?
"Bayi tabung adalah suatu prosedur reproduksi berbantu yang idlakukan untuk membantu pasangan agar punya anak.
Cara yang dilakukan adalah menyatukan sel telur dan sperma di laboratorium, kemudian ditransfer lagi ke rahim ibu." menurut Dr. dr. H. Taufik Jamaan, SpOG., Spesialis Kebidanan /Kandungan & Infertilitas dilansir dari Nakita.id.
Beberapa masalah pada pasangan dalam memperoleh keturunan dapat dibantu dengan metode bayi tabung ini.
Masalah-masalah tersebut antara lain adalah:
1. Vaginismus adalah suatu disfungsi seksual yang terjadi pada vagina.
Otot vagina akan mengetat atau mengejang ketika mendapatkan sentuhan pada area vagina.
Hal ini bisa menjadi masalah besar bagi psikologis
2. Disfungsi ereksi atau ketidakmampuan untuk memulai ereksi atau mempertahankan ereksi pada suami
3. Terdapat kista maupun miom di rahim
4. Sperma kurang dari 1 juta
Lalu bagaimana prosedur dan biayanya?
Berikut adalah prosedur dan harga program bayi tabung menurut dr. Taufik Jamaan di RS. Bunda
a. Pendaftaran dan pemeriksaan ke dokter
Pemeriksaan ke dokter sebaiknya dilakukan pada hari ke tiga saat menstruasi berlangsung.
Adapun perempuan yang ingin melakukan bayi tabung sebaiknya masih dibawah 35 tahun karena secara medis dinilai masih memiliki indung telur yang berpotensi.
Jangan khawatir bagi perempuan diatas 35 tahun.
Perempuan diatas 35 tahun pun tak jadi masalah bila ingin melakukan metode ini.
Namun menurut dokter, perempuan tersebut harus tetap memenuhi beberapa hal seperti masih memiliki hormon yang bagus, haid masih teratur, dan ketika distimulasi indung telur masih bagus.
b. Pemeriksaan USG
Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi rahim seorang perempuan.
Cek laboratorium untuk cek darah
Hal ini dilakukan sebagai upaya awal untuk mengecek kesehatan Moms sebelum berlanjut kepada stimulasi.
c. Kontrol
Pengecekan harus senantiasa rutin dilakukan untuk mencapai keberhasilan bayi tabung.
Keberhasilannya sendiri berkisar antara 40 hingga 45 persen.
d. Stimulasi
Hal yang mungkin cukup membuat perempuan tak nyaman ialah pada step atau langkah ini.
Hal itu karena ketika melakukan serangkaian stimulasi, perempuan kan lebih sering diberi suntik.
Stimulasi tersebut berakibat pada telur banyak dan cepat distimulasi, perempuan terkadang merasa kembung, tidak nyaman, hingga berat badan menjadi bertambah.
Biaya dalam program bayi tabung sendiri menurut dr. Taufik di RS Bunda, Menteng, berkisar antara 50 hingga 60 juta rupiah pada sekali prosedurnya.
Bila terjadi kegagalan, maka dokter akan menyerahkan pada pasien untuk melakukan proses ulang atau berhenti.
Seperti itulah prosedur yang telah dilakukan Caca Tengker untuk bisa hamil dengan proses bayi tabung.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!