TribunJualBeli.com

Biar Gak Salah Paham, Simak Nih 7 Perbedaan WhatsApp Business dengan WhatsApp Messenger yang Wajib Kamu Tahu

Biar Gak Salah Paham, Simak Nih 7 Perbedaan WhatsApp Business dengan WhatsApp Messenger yang Wajib Kamu Tahu Ilustrasi | beeboom.com

TRIBUNJUALBELI.COM - WhatsApp akhirnya resmi merilis WhatsApp Business setelah diperkenalkan dalam format beta pada September 2017 lalu.

Indonesia menjadi negara Asia pertama yang sudah bisa menggunakan WhatsApp Business di platform Android bersama empat negara lain yaitu Italia, Meksiko, Inggris dan Amerika Serikat. 

Lalu, apa bedanya WhatsApp Messenger yang biasa digunakan dengan WhatsApp Business?

Seperti namanya, platform yang berdiri sendiri (standalone) ini menyasar kalangan pebisnis, mulai dari perusahaan besar hingga UKM.

WhatsApp Business memungkinkan pebisnis lebih komunikatif dengan konsumennya, serupa dengan konsep yang diusung aplikasi Line@.

Berikut beberapa perbedaan antara WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business yang dirangkum KompasTekno dari Gadgets Now, Jumat (19/1/2018).

1. Perbedaan logo

WhatsApp Business menggunakan huruf kapital "B" dengan latar warna hijau khas WhatsApp.

Logo ini berbeda dengan WhatsApp Messenger yang terkenal dengan logo gambar telepon.

2. Dapat menggunakan dan menambahkan nomor telepon rumah atau kantor

Berbeda dengan WhatsApp Messenger yang menggunakan nomor ponsel, WhatsApp Business bisa menggunakan sekaligus menambahkan nomor telepon rumah atau kantor meskipun sah-sah saja menggunakan nomor seluler.

Halaman
123

Editor: Achadiyah Nurul
Sumber: Kompas.com



Artikel Terkait :

Dibalik makeup yang begitu minimalis ada fakta yang begitu mengejutkan.

Alieza Nurulita Dewi   19 jam lalu

Ada beberapa risiko yang akan mengintai perempuan yang hamil di usia sangat muda.

Alieza Nurulita Dewi   20 jam lalu

iPhone X menjadi handset paling laris di pasaran sepanjang tahun 2018. Vendor lain pun kemudian menawarkan hape yang mirip dengan harga lebih murah.

Supreme dikenal sebagai brand yang kerap mengeluarkan produk-produknya dengan harga tak wajar.