TribunJualBeli.com

Kini Dijual dengan Harga Jutaan, Jangan Asal Konsumsi Tumbuhan Bajakah yang Viral Bisa Sembuhkan Kanker

Kini Dijual dengan Harga Jutaan, Jangan Asal Konsumsi Tumbuhan Bajakah yang Viral Bisa Sembuhkan Kanker Tumbuhan Bajakah untuk Kanker | Tangkapan Layar KompasTV

TRIBUNJUALBELI.COM - Sepekan terakhir sedang ramai membahas siswa SMA 2 Palangkaraya yang memenangkan lomba karya ilmiah dengan penelitian mereka terkait tumbuhan bajakah.

Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya memenangkan perlombaan karya ilmiah di World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan.

Penelitian mereka membahas ada jenis akar bajakah yang ternyata dapat mengobati kanker, kini bajakah pun viral dan banyak diburu.

Ya, kini tumbuhan Bajakah khas Kalimantan semakin banyak dicari.

Kini, kayu bajakah sudah dijual. Bahkan marak beredar di media sosial penjual akar bajakah.

Penjualannya marak di situs belanja online menawarkan tumbuhan yang kabarnya bisa sembuhkan kanker.

Seiring dengan mencuatnya informasi tersebut, sejumlah informasi seputar kayu bajakah juga bermunculan di media sosial.

Cukup dengan mengetikkan kata kunci 'Kayu Bajakah' atau 'Bajakah' di kolom pencarian facebook, cukup banyak unggahan seputar kayu bajakah.

Saat ditelusuri Tribunnews.com, melalui e-comerce, sejumlah toko online pun menjual akar bajakah.

Tidak hanya artikel yang mengulas tentang kayu, juga ada informasi tentang permintaan dan penjualan kayu bajakah.

Halaman
12345678

Editor: Lilyana Siradj
Sumber: Tribunnews.com




Artikel Terkait :

Bagi game pro, bisa berbagi teknik bermain game lewat video streaming ternyata dianggap menyenangkan.

dillamichiko   8 jam lalu

Harga yang ditawarkan pabrikan pun bervariasi, mulai motor entry level hingga kelas premium pun disediakan.

Achadiyah Nurul   10 jam lalu

Ban mobil yang pecah mendadak tentu sangat membahayakan keselamatan.

Achadiyah Nurul   11 jam lalu

Kedua laptop ini tetap mengedepankan aspek desain dengan bobot ringan agar mudah untuk dibawa kemana saja.

Achadiyah Nurul   12 jam lalu