TribunJualBeli.com

Cara Bedakan Ban Motor Bekas Layak Pakai dengan Vulkanisir, Jangan Sampai Salah Beli!

Cara Bedakan Ban Motor Bekas Layak Pakai dengan Vulkanisir, Jangan Sampai Salah Beli! Ilustrasi Ban Vulkanisir | bhinneka.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Karena kondisinya yang beragam, Anda perlu lebih waspada saat memutuskan untuk pakai ban motor bekas.

Khususnya untuk membedakan ban bekas yang memang kondisinya masih bagus dengan ban bekas yang sudah di vulkanisir.

Supaya tidak tertipu, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa diperiksa dalam memilih ban motor bekas pakai.

“Kalau sudah ukiran, cara mengetahuinya bisa dengan menekan tekstur karet pada tapak ban. Biasanya jadi lebih lembek dan terasa tipis dibanding yang belum diukir,” ujar Ahmad Daud, pemilik Aprilia Ban kepada GridOto.com di Beji, Depok.

Selain sudah diukir, ada ban bekas jenis lain yang beredar di pasaran, yaitu ban bekas vulkanisir.

“Dilihat sekilas kondisinya seperti baru, tapi kualitasnya dibawah ban seken orisinil karena kualitas karetnya tentu berbeda antara dinding dan bagian tapak ban,” jelasnya.

Untuk ban ukiran, ciri lain yang bisa diperhatikan adalah terlihatnya rajutan kawat atau benang di bagian dalam tapak ban.

Dengan menggunakan ban bekas ukiran atau vulkanisir, masa pakai ban lebih pendek dan berbahaya saat dipakai.

“Karena lebih tipis, resikonya bisa terjadi pecah ban dan untuk vulkanisir biasanya mengelupas antara dinding dan tapak ban,” pungkas Daud.

Nah itulah beberapa cara yang bisa dicoba supaya tidak salah pilih dalam membeli ban motor seken. (GridOto/Muhammad Farhan)

Artikel ini sudah tayang di laman GridOto dengan judul Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Ban Seken Layak Pakai dan Vulkanisir

Editor: Achadiyah Nurul
Sumber: GridOto



Artikel Terkait :

Cara mengakali motor injeksi agar powernya meningkat dengan bermodalkan pentil ban bekas

Achadiyah Nurul   1 jam lalu

Jika Anda ingin memiliki kaki langsing bebas lemak, ada 3 cara sehat yang dapat membantu Anda mencapainya.

Achadiyah Nurul   2 jam lalu

Istri Ustaz Maulana meninggal dunia karena penyakit kanker usus dan komplikasi dan berpulang pada hari Minggu (20/1/19) pukul 16.21 WIB.

Achadiyah Nurul   2 jam lalu

Loteng jauh lebih dari sekadar tempat penyimpanan berdebu dan ruang kosong yang terlihat menyeramkan.

Hanggara Hendrayana   2 jam lalu