TribunJualBeli.com

Ternyata Ini Penyebab Suhu di Wilayah Jawa Terasa Semakin Panas

Ternyata Ini Penyebab Suhu di Wilayah Jawa Terasa Semakin Panas ilustarsi/stayyounghealthy

Selain itu, kelembaban udara yang rendah juga menjadi faktor lain yang memengaruhi.

"Kala kelembabannya rendah, proses pembentukan dan pertumbuhan awan hujannya lebih kecil. Bukan lambat, tapi kecil. Kalau lebih kecil potensi hujannya jadi relatif lebih kecil. Suhunya jadi panas,” ujar Hary.

Aliran massa udara dingin dan kering dari Australia membuat kelembaban udara rendah, kurang dari 60 persen pada ketinggian 3-5 km dari permukaan.

Angin ini melalui Indonesia bagian selatan khatulistiwa, yang mengakibatkan udara terasa lebih panas.

Meski begitu, Hary mengungkapkan bahwa cuaca dan musim pada tahun 2018 tergolong normal.

"Tidak sebasah dua tahun belakangan," ujarnya sambil menerangkan bahwa 2016 dan 2017 bisa dikatakan sebagai tahun basah, sementara 2015 adalah tahun kering.

Panas terik dan rasa kegerahan ini pun tak hanya dirasakan oleh masyarakat di pulau Jawa saja.

Tetapi di seluruh wilayah Indonesia bagian selatan khatulistiwa, terutama Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Menurut data BMKG tersebut, tampak bahwa suhu di wilayah selatan khatulistiwa tinggi.

Pantauan Stasiun Meteorologi Jatiwangi di Majalengka, suhu mencapai 37,4 derajat Celsius.

Halaman
1234

Editor: Alieza Nurulita Dewi
Sumber: nakita.grid.id



Artikel Terkait :

Beras mengandung sejumlah besar antioksidan, mineral, vitamin E, dan senyawa aktif lainnya yang membuatnya baik bagi kesehatan.

Kurniantohanif   11 menit lalu

Xiaomi Black Shark, sebuah ponsel yang didesain khusus untuk menjalankan aplikasi berat khusunya game.

Kurniantohanif   1 jam lalu

Siapa sih yang nggak pernah terjebak macet?

Hanggara Hendrayana   1 jam lalu

Karat mudah terbentuk karena ada kotoran yang menempel pada komponen motor dan diguyur air hujan ang mengandung asam.

Kurniantohanif   1 jam lalu