TribunJualBeli.com

Path Dikabarkan Tutup Usia, Bagaimana Nasib Investasi Rp 304 Miliar Grup Bakrie?

Path Dikabarkan Tutup Usia, Bagaimana Nasib Investasi Rp 304 Miliar Grup Bakrie? Ilustrasi | iMore

TRIBUNJUALBELI.COM - Setelah sempat sangat populer di Indonesia, akhirnya media sosial Path menutup layanannya.

Lewat aplikasinya, media sosial itu menyebut "The Last Goodbye" (selamat tinggal yang terakhir).

Total pengguna Path dilaporkan pernah mencapai 23 juta, dan pengguna terbanyak berasal dari Indonesia yang mencapai 5 juta orang.

Tentu saja tak hanya pengguna setia Path yang berduka, tapi salah satu investor dari Indonesia, Bakrie.

Ya, di tengah gejolak penutupan Esia tahun 2014 lalu, ternyata Bakrie Telecom pernah menanamkan investasi ke Path, bersama sejumlah investor global lain.

Bakrie Telecom adalah anak usaha Grup Bakrie, yang memegang merek esia.

Bakrie merupakan salah satu di antara sejumlah investor yang berpartisipasi dalam investasi Seri C untuk Path, total nilainya mencapai USD 25 Juta (atau Rp 304 miliar, dengan nilai kurs saat itu).

Meski investasi Bakrie Telecom di path terbilang cukup besar, yaitu Rp 304 miliar, ternyata itu hanya 1 persen saja dari keseluruhan saham Path.

Saat itu, ada kerjasama khusus Bakrie Telecom dengan Path, bersinergi di bisnis pasar mobile.

Dalam kerjasama itu, Esia akan memberikan program bebas kuota data untuk para pelanggannya saat mengakses Path dari handset.

Halaman
12

Editor: Achadiyah Nurul
Sumber: Nextren



Artikel Terkait :

Sebenarnya, untuk urusan kesehatan, teh mana yang lebih baik, teh celup atau teh tubruk?

Kurniantohanif   26 menit lalu

Baik Nia Ramadhani maupun suaminya, Ardi Bakrie, kerap membagikan aktivitas sehari-hari mereka di akun Instagram masing-masing.

Kurniantohanif   39 menit lalu

Yana Zein (44) sempat mengaku dirinya hampir 100 persen sembuh dari penyakit kanker payudara yang diderita.

Alieza Nurulita Dewi   1 jam lalu

Prediksi hujan di Kota Solo juga dipublikasikan oleh akun Taruna Siaga Bencana (Tagana) Surakarta

ANDKP   2 jam lalu