TribunJualBeli.com

Dulu Sempat Ngetren, Kartu Pokemon Tahun 1999 Ini Terjual Rp 818 Juta

Dulu Sempat Ngetren, Kartu Pokemon Tahun 1999 Ini Terjual Rp 818 Juta Kartu Pokemon (Huggins & Scott)

TRIBUNJUALBELI.COM - Buat kamu-kamu yang pernah merasakan menjadi anak kecil di era 2000-an awal, pasti pernah "terjangkit virus" kartu Pokemon yang sangat nge-hits.

Kala itu, kamu bisa membeli kartu-kartu Pokemon di pusat perbelanjaan atau bahkan di tukang mainan depan sekolah kamu.

Kala itu, satu kartu dipatok dengan harga Rp5000 hingga Rp10 ribu.

Kalau kartu Pokemon-nya langka dan keren, biasanya harganya lebih dari itu semua.

Nggak hanya di Indonesia, seluruh anak-anak di dunia pasti pernah merasakan serunya bertukar kartu Pokemon dengan teman-teman sebayanya.

Bungkusan Kartu Pokemon (Huggins & Scott)
Bungkusan Kartu Pokemon (Huggins & Scott)

Nah, belum lama ini, ada berita dari Hypebeast yang mengatakan kalau telah ditemukan bungkusan kartu Pokemon masih utuh dan tersegel.

Akhirnya, bungkusan kartu Pokemon itu pun dilelang oleh perusahaan lelang bernama Huggins & Scott Auctions.

Sebagaimana yang diberitakan Hypebeast, bungkusan kartu Pokemon itu dibuat pada tahun 1999, dan sampai saat ini, belum pernah dibuka segelnya.

Jadi, isinya masih terawat dengan aman dan belum tersentuh oleh tangan siapapun kecuali para pembuatnya di pabrik.

Bungkusan Kartu Pokemon (Huggins & Scott)
Bungkusan Kartu Pokemon (Huggins & Scott)

Percaya nggak percaya, bungkusan kartu Pokemon itu terjual seharga 56 ribu USD atau setara dengan Rp818 juta!

Halaman
12

Editor: Hanggara Hendrayana
Sumber: HAI



Artikel Terkait :

Moneybarn.com, baru-baru ini merilis daftar musik yang sebaiknya dihindari didengarkan saat mengemudi.

Hanggara Hendrayana   16 jam lalu

Ban slick biasanya dipakai untuk keperluan balap, karena mempunyai daya cengkram yang bagus.

Hanggara Hendrayana   16 jam lalu

Kotoran yang menempel di ban motor bisa berbahaya, jika dibiarkan.

Hanggara Hendrayana   Kemarin

Tanaman ada yang memiliki fungsi sebagai tambahan untuk makanan dan minuman, bahkan ada yang memiliki khasiat sebagai obat.

Hanggara Hendrayana   Kemarin