TribunJualBeli.com

Jadi Penyedap Makanan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan MSG

Jadi Penyedap Makanan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan MSG MSG (mercola.com)

TRIBUNJUALBELI.COM - Penyedap rasa atau MSG sering kita gunakan untuk membuat masakan menjadi lebih lezat.

Monosodium glutamat (MSG) menjadi bumbu yang selalu melengkapi sajian yang ada di meja makan.

Tetapi apakah ini benar-benar bermanfaat?

Atau hanya ada efek buruk yang ditimbulkannya?

MSG mengandung asam glutamat yang secara alami dapat ditemukan dalam tomat, anggur, keju, jamur, dan beberapa makanan lainnya.

Sebuah penelitian yang disampaikan New England Journal of Medicine pada tahun 1968 menemukan sebuah penyakit yang kemudian disebut dengan "Chinese Food Syndrome".

Gejala yang dialami penderita adalah mati rasa, lemah, dan jantung yang berdebar.

Pada tahun 2017, European Food and Safety Authority (EFSA) menyatakan batas aman MSG yang bisa dikonsumsi seseorang per hari adalah kurang dari 30 mg/ berat badan.

Jadi, jika berat badan kita 70 kg, maka batas amannya adalah kurang dari 2,1 gram per hari.

Tetapi tidak semua orang bisa mentoleransi MSG ini, karena mereka dapat mengalami usus bocor, dan mengalami gejala seperti kembung, diare dan sakit perut.

Halaman
12

Editor: Hanggara Hendrayana
Sumber: NOVA.id



Artikel Terkait :

Banyak yang menghadapi masalah kuku yang menghitam, tapi hanya di kuku yang terletak di ujung.

Hanggara Hendrayana   12 jam lalu

Berikut adalah lima alasan mengapa harus tidur di tempat yang sejuk.

Hanggara Hendrayana   14 jam lalu

Bahayanya begadang dan kurang tidur dapat menimbulkan banyak penyakit, diantaranya penyakit jantung.

Hanggara Hendrayana   2 hari lalu

Di tengah padatnya lalu lintas ibu kota maupun daerah, nampaknya mobil bertransmisi otomatis alias mobil matik saat ini menjadi primadona.

Hanggara Hendrayana   2 hari lalu