TribunJualBeli.com

Benarkah Kim Jong Un Gunakan Sepatu Hak Tinggi Saat Temui Donald Trump?

Benarkah Kim Jong Un Gunakan Sepatu Hak Tinggi Saat Temui Donald Trump? Benarkah Kim Jong Un Gunakan Sepatu Hak Tinggi Saat Temui Donald Trump?

TRIBUNJUALBELI.COM - Donald Trump dan Kim Jong Un mencatat sejarah dengan melakukan pertemuan di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018).

Pertemuan ini membahas mengenai masa depan hubungan Amerika Serikat dan Korea Utara, terutama dari sektor militer dan ketahanan nuklir.

Banyak kejadian menarik yang tersorot kamera awak media dan jadi perbincangan publik dalam pertemuan kedua pemimpin kontrovesial tersebut.

Mulai dari menu makan siang hingga bentuk tanda tangan Kim Jong Un dan Donald Trump.

Satu hal yang juga menarik perhatian adalah sepatu yang dipakai oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Sudah bukan rahasia lagi jika kedua pemimpin negara ini tak takut menujukkan superioritas di depan lawan politik.

Tetapi, pada pertemuan tersebut benarkah Kim Jong Un merasa tak percaya diri dengan tinggi badannya sehingga nekat pakai sepatu hak tinggi?

Melansir News.com.au, para netizen bermata tajam menyoroti hak sepatu yang diapaki oleh Kim Jong Un.

Mereka mengatakan Kim Jong Un sengaja memakai hak tinggi agar bisa setara dengan Donald Trump dan menatap matanya.

Sepatu Kim Jong Un (news.com.au)
Sepatu Kim Jong Un (news.com.au)

Melansir Kompas dari laman GQ, Donald Trump memiliki tinggi badan sekitar 190 sentimeter.

Halaman
12

Editor: Hanggara Hendrayana
Sumber:GRID.ID



Artikel Terkait :

Meskipun hanya sebagai pengasuh, Koneng terlihat begitu dekat dan sayang dengan Gempi beserta keluarganya.

Alieza Nurulita Dewi   3 jam lalu

Jelang akhir tahun, salah satu diler resmi Toyota Auto2000 guyur program penjualan buat calon konsumennya. Berikut 6 program menarik tersebut.

Achadiyah Nurul   3 jam lalu

Sang anak rupanya merasakan sesak yang ditengarai karena dermatitis atopi yang sudah dideritanya sejak lama.

Alieza Nurulita Dewi   3 jam lalu

Modifikasi durasi ini diyakini sebagai upaya WhatsApp untuk menuruti permintaan pengguna yang ingin menghapus pesan terkirim dengan durasi lebih lama.

Achadiyah Nurul   3 jam lalu